Usaha Kreatif dari Buku dan Jam Bekas

Usaha Kreatif dari Buku dan Jam Bekas  | Scrap Book ide untuk menciptakan usaha memang bisa datang dari mana saja termasuk dari sekitar kita. Di surabaya, seorang wanita berhasil menciptakan peluang usaha dengan memanfaatkan benda-benda tak berharga menjadi sebuah karya seni scrapbook. Scrapbook inilah media baru untuk menyimpan kenangan berupa album atau pigora dengan foto dan beberapa tempelan pernik didalamnya. Seni memorabilia ini populer dibeberapa negara sejak awal tahun 2000 hingga kini. Kreasi scrapbook terus berkembang termasuk ditanah air

Usaha Scrap book milik gloria bertema daur ulang, memorabilia gloria seratus persen terbuat dari barang-barang tak terpakai, Perempuan ini mencipta dan membuat scrap book sejak dua tahun lalu.

Usaha Kreatif dari Buku dan Jam Bekas

Awalnya Gloria hanya berniat sebagai bentuk pemanfaatan barang bekas dengan cara yang kreatif dan modern. Sekarang mindset orang scrap book itu mahal butuh uang ratusan ribu jadi harus bisa berpikir sekreatif mungkin untuk memanfaatkan apa yang ada disekitar kita untuk bikin sesuatu yang lebih kreatif.

Bahan Baku Untuk Usaha Kreatif Scrapbook

berasal dari sekitar rumah seperti majalah bekas perca-perca sisa sampai sampah plastik berbekal seni dan ketekunan, gloria kemudian merangkai semua menjadi media serupa pigora nah peminatnya tinggal menambah pernik atau foto sesuai kebutuhan. Pelanggan juga bisa memesan scrap book ,dengan tema khusus. Atau membawa material yang sesuai keinginan untuk kemudian dirangkaikan . Pembuatan scrapbook minimal memakan waktu 2 jam, tergantung jenis dan banyaknya bahan serta tingkat kesulitan. .

Harga scrap book daur ulang mulai dari Rp 100.000 perbuah . Gloria memasarkannya lewat internet dan pameran. Sehari Gloria menerima 20 pesanan customize scrap book dan dapat menjual scrap book yang telah dibuat di galerynya hingga mencapai 23 exemplar perhari. Kini omset Gloria perbulan mencapai Rp 15.000.000 dan membukukan keuntungan bersih perbulan Rp 6.000.000

 Tali Jam Dengan Sentuhan Karya Seni Tinggi

Memulai usaha tidak selamanya dengan modal besar. Kita juga bisa memulainya dengan modal kecil, salah satunya dengan memanfaatkan barang bekas untuk menekan modal usaha . Kalau begitu kita juga harus kreatif supaya menghasilkan karya dari barang yang sudah tidak terpakai lagi. Hal ini dilakukan oleh seorang pengusaha wanita di tangerang banten. Dia bisa membuat tali jam putus yang tidak terpakai menjadi terlihat menarik lagi .

Tali jam anda putus? Jangan dibuang karena masih bisa digunakan dengan sentuhan ide kreatif. Tali jam bekas bisa terlihat menarik dengan teknik anyaman tali atau makreme. . Macrame adalah teknik menyimpul benang untuk menjadi beragam aksesoris, teknik menyimpul benang ini sudah ada sejak abad 13 di eropa timur, Di Indonesia Indah Ariani mencoba menerapkan teknik macrameini pada bisnis yang digelutinya. Wanita berusia 26 tahun ini , menekuni usahanya dirumah di kawasan cisaura banten.

Latar belakang

Berawal dari Hobi Indah Ariani yang gonta gonti pakai jam. Ia ingin memakai jam tapi yang banyak warnanya, kemudian ia mencoba pakai rantai sebagai tali jam rasanya tidak enak dan tidak nyaman dikulit. Jadi dari situ terpikirlah Ia untuk membuat tali jam dari rumah macrame karena motifnya banyak dan memiliki warna – warni juga. Asriani menggunakan beberapa bahan untuk membuat tali-tali jam cantik ini seperti benang polyester aneka warna papan atau kertas duplex sebagai alas penjepit serta korek api.

Cara membuat tali jam macrame yaitu potong benang dengan ukuran 120 cm untuk tali panjang dan 60 cm untuk tali pendek lipat benang menjadi dua . Simpulkan benang pada batang besi jam . Agar tidak goyang ketika disimpul, selipkan jam pada papan penjepit, setelah itu simpul benang sesuai dengan model yang diinginkan, teknik dasar membuat macrame yaitu simpul double half note , setelah benang disimpul sampai habis, bakar ujung benang. Tak perlu waktu lama untuk membuat tali jam menggunakan teknik macrame

Usaha Kreatif dari Buku dan Jam Bekas

Indah memulai usahanya sejak 2010 awalnya wanita lulusan design grafis ini membuat kalung macrame . Ia sempat mengunggah hasil kreasinya di situs jejaring sosial dan mendapat respon yang positif . Sejak saat itu lah ia menekuni bisnisnya dengan ragam kreasi macrame, karya-karya cantik indah sempat dilirik pebisnis asal jepang, Tahun 2010 Indah mengirimkan produk macrame buatannya ke negeri sakura namun diluar itu produk macrame indah jug banyak dilirik konsumen dalam negeri, Usaha Kreatif dari Buku dan Jam Bekas

 

Arlita salah satu konsumen Indah mengatakan alasan membeli tali jam ditempat indah salah satunya karena warna produk indah lucu-lucu, unik, simple, dan memiliki cita rasa seni yang sangat tinggi. Indah memulai usahanya dengan modal Rp 1.000.000 dan kini ia menjual produk macrame buatannya seharga Rp 28.000 hingga Rp 280.000 per buah. Dalam sebulan indah bisa dapat untung hingga Rp 7.000.000

 

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × four =

You May Also Like