Pengertian Part of Speech

Zowhy.com – Jika kita ingin mahir dalam berbahasa Inggris, tentunya kita harus mengenal dan memahami terlebih dahulu komponen dasarnya. Grammar merupakan salah satu komponen dasar dalam bahasa Inggris. Ketika kamu belajar tentang grammar, secara otomatis kamu akan belajar juga mengenai part of speech. Dengan memahami part of speech, maka kamu akan dengan mudah merangkai kata dalam bahasa Inggris dengan baik. Oleh karena itu, yuk kita pelajari dan pahami tentang jenis-jenis part of speech berikut ini.

Pengertian Part of Speech

Apa yang dimaksud dengan part of speech? Secara sederhana, part of speech adalah jenis-jenis kata dalam bahasa Inggris yang merangkai suatu kalimat sehingga kalimat tersebut menjadi padu dan memiliki pemahaman/makna. Dengan penggunaan part of speech yang benar, kalimat yang kamu susun akan menjadi padu dan bermakna.

Dalam bahasa Inggris, suatu kalimat dapat dikatakan kalimat lengkap jika setidaknya terdapat subject, noun dan verb pada kalimat tersebut. Nah, noun dan verb merupakan contoh daripada part of speech yang akan kita bahas selanjutnya. Ada 9 jenis part of speech yang akan kita bahas disini.

1.Verb

Jenis kata ini dalam bahasa Indonesia berarti adalah kata kerja. Secara teoritis, verb merupakan kata yang dipergunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang dilakukan oleh pronoun ataupun noun dalam kalimat tersebut. Part of speech bentuk ini wajib ada dalam suatu kalimat untuk menunjukkan apa yang subjek lakukan atau apa subjek itu sendiri. Terdapat tiga jenis verb, yaitu:

  • Action Verb    : aktivitas yang dilakukan oleh subjek. Dapat berupa aksi fisik atau non fisik

                Contoh : make, create, sleep, run, walk, realize

  • Linking Verb   : menunjukkan apa suatu subjek itu sendiri (what the subject is) dibandingkan apa yang subjek lakukan (what the subject does). Selain itu, juga berguna untuk mengekspresikan lima indera kita, yang esensinya mempunyai fungsi yang sama dengan to be.

Contoh : is, am, are, seem, look, feel, sound, appear

  • Helping Verb    : kata kerja yang muncul bersamaan dengan verb utama, untuk memberikan penekanan lebih jelas.

Contoh : have, has, had, would, should, have to

2. Noun

Noun merupakan kata yang berfungsi menamai orang, benda, tempat, dan bahkan ide. Segala jenis kata yang merujuk kepada kebendaan dapat dikategorikan sebagai noun. Dengan kata lain, noun adalah kata benda.

Umumnya, noun diawali oleh partikel a,an, atau the. Ada dua jenis noun dalam bahasa Inggris, yaitu common nouns dan proper nouns. Common noun adalah kata benda yang bersifat umum, seperti pen, table, apple dan smartphone. Sedangkan proper nouns adalah kata benda yang berupa nama secara spesifik sehingga pada penulisan huruf depan kata tersebut harus dikapitalisasi. Yang termasuk ke dalam proper nouns adalah Tina, Samsung, Honda dan Aqua.

Contoh : Mom went to the supermarket to buy some groceries and buy a box of Pizza Hut.

3. Pronoun

Pada penjelasan sebelumnya, kamu pasti sudah menemukan kata ini, bukan? Lalu, apakah itu pronoun? Pronoun, adalah kata yang dipergunakan untuk menggantikan noun, atau secara bahasa kita mengenalnya dengan sebutan kata ganti. Secara umum, pronoun terdiri dari I, we, they, you, she, he, dan it.  Namun demikian, secara teori terdapat enam jenis pronoun, yaitu sebagai berikut :

Personal pronoun (Subject Pronoun) Berfungsi sebagai pengganti orang, tempat, atau benda secara spesifik.I, you, they, we, he, she, it,
Object pronoun Digunakan untuk menyebutkan noun yang menjadi objek pembicaraan dalam kalimat.  Me, you, us, them, him, her, it.
Indefinite Pronoun Digunakan sebagai pengganti orang, tempat, atau benda secara umum atau general.Anyone, anything, nobody, nothing, another, each, any, both, few many, several, etc.
Possesive Adjectives Berfungsi untuk menunjukkan kepemilikan noun terhadap noun lainnya dalam kalimat.  My, your, our, their, his, her, its.
Possesive Pronoun Sebagai pengganti dari benda kepunyaan atau menyatakan kepemilikian seseorang.Mine, yours ,ours, his, hers, theirs.
Reflexive Pronoun Sebagai penekanan atas aksi yang dilakukan secara independen (dilakukan diri sendiri)Myself, ourselves, yourself, yourselves, himself, herself, itself, themselves.
Relative Pronoun Untuk memulai suatu klausa yang mengacu kepada kata benda di dalam suatu kalimat.Who, which, whom, what, that, whose, whoever, whomever, whose.
Demonstrative Pronoun Untuk mengindikasikan posisi atau lokasi dari orang, tempat, atau benda spesifik.This, that, these, those.

4. Adjective

Secara bahasa, Adjective diartikan sebagai kata sifat. Kata sifat ini berfungsi untuk menerangkan atau mendeskripsikan noun atau pronoun pada kalimat tersebut. Jadi, adjective berfungsi untuk menjelaskan karakteristik atau ciri-ciri yang melekat pada suatu noun.

Adjective biasanya terletak sebelum noun ataupun pronoun dalam kalimat. Adjective dapat juga terletak setelah linking verb yang berhubungan dengan indera (sound, seem). Untuk suatu noun atau pronoun dapat memiliki lebih dari satu adjective. Kata yang termasuk dalam adjective misalnya : new, smart, beautiful, delicious, blue, hot, fresh, wonderful.

Contoh : The old lady lives in a big house alone. Every morning, he walks around the house wearing a yellow hat and wooden stick, enjoying the beautiful sky.

5. Adverb

Jika adjective berfungsi untuk mendeskripsikan noun dan pronoun, maka adverb memiliki fungsi untuk menggambarkan atau mendeskripsikan suatu kata kerja (verb), kata sifat (adjective) atau dapat pula adverb lainnya. Misalnya, saat kamu sedang berjalan, kamu dapat berjalan dengan lambat (slowly) ataupun cepat (quickly). Nah, kata slowly dan quickly adalah yang kita sebut dengan adverb.

Ada empat jenis adverb yang perlu kita ketahui agar dapat digunakan dengan benar, yaitu :

  • Adverbs of manner     : adverbs yang berfungsi menggambarkan perilaku, contoh : happily, sadly, carefully, angrily, dan beautifully.
  • Adverbs of time           : adverbs yang mendeskripsikan jangka waktu, contoh : now, later, early, tonight, tomorrow dan next week.
  • Adverbs of place          : adverbs yang berfungsi untuk menggambarkan lokasi atau posisi, contoh : near, in front of, behind, ahead, beside.
  • Adverbs of frequency: adverbs yang berfungsi mendeskripsikan derajat intensitas, atau tingkat frekuensi atas dilakukannya suatu verb, contoh : rarely, sometimes, often, twice a week, always.

6. Preposition

Preposition merupakan jenis part of speech yang terletak sebelum noun atau pronoun dan berfungsi untuk membentuk suatu frasa yang memodifikasi kata lainnya dalam suatu kalimat. Karena bersifat menghubungkan noun, pronoun atau frasa dalam kalimat, kalimat tersebut akan kehilangan makna jika kehilangan preposition. Ada beberapa jenis preposition yang perlu kita ketahui, yaitu :

  • Preposition of place    : preposition yang berfungsi untuk menunjukkan bentuk tempat atau lokasi suatu benda, contohnya : in, on, at, under, between, behind.
  • Preposition of time     : preposition yang digunakan untuk menunjukkan waktu, contohnya : in, on, at, before, after, during, within.
  • Preposition of movement : preposition yang digunakan untuk menggambarkan pergerakan/perpindahan, contohnya : across, through, into.

baca juga

7. Conjunction

Tidak jauh berbeda dengan preposition, conjunction memiliki fungsi sebagai penghubung dua kata, frasa, ataupun klausa dan juga menunjukkan hubungan antara elemen kalimat yang dihubungkan.

Ada beberapa jenis conjunction yang perlu kamu ketahui :

  • Coordinating Conjuction

Untuk menghubungkan elemen dengan ciri grammar yang setara.

For, and, nor, but, or, yet, so.

Contoh:

Reading and writing are the two activities I like the most. (Reading dan writing adalah gerund)

  • Correlative Conjunction

Untuk menghubungkan elemen dengan ciri grammar yang setara tetapi katanya selalu berpasangan.

As…as, both…and, not only…but also, either…or, neither…nor, whether…or

Contoh:

We must finish the task as soon as possible.

  • Subordinating Conjunction

Untuk menghubungkan subordinate clause dan independent clause.

After, although, as, because, whereas, unless, if, in order that, since, until, where, etc.

Contoh:

Although it seems hard, we should keep trying to achieve our goals.

  • Adverbial Conjunction

Untuk mengindikasikan hubungan antara kalimat (sentence) dan independent clause.

Moreover, furthermorem nevertheless, however, therefore, etc.

Contoh:

Coffee can be used to keep awake. However, overconsumption is not good for our health.

8. Interjection

Interjection merupakan kata tambahan yang sebenarnya tidak memiliki arti, tetapi sering dipergunakan untuk mengekspresikan perasaan atau emosi dari pembacanya. Penggunaan interjection biasanya diletakkan pada awal, tengah, maupun akhir kalimat.

Contoh : Wow!, Oops!, Well, yeah, yep.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!