Kenali 4 Sertifikat Kemampuan Bahasa Asing Non-Inggris (Part 2)

Sebelum melangkah ke negara asing untuk belajar, ada banyak sekali persyaratan yang harus kamu penuhi. Jangan dikira orang yang lolos beasiswa kuliah di luar negeri adalah mereka yang coba-coba, zowhy. Mencoba setiap kesempatan yang ada memang tidak ada salahnya, tapi butuh waktu, energi, dan biaya sebagai konsekuensi. Saatnya kenali jenis sertifikasi kemampuan bahasa asing untuk kamu yang tertarik belajar atau bekerja di luar negeri.

Ups! Jangan dikira sertifikatnya IELTS dan TOEFL saja ya! Kalau penasaran, langsung simak artikel ini sampai akhir. Check this out!

Sertifikasi Kemampuan Bahasa Asing Non-Inggris zowhy

Test Deutsch als Fremdsprach (TestDaf)

TestDaF ini adalah tes kemampuan bahasa Jerman untuk mereka yang ingin belajar di Jerman. Hasil tesnya terbagi atas 3 level yaitu; Tes DaF level 3, 4,dan 5. Nah, level yang dibutuhkan tergantung program apa yang mau kita ambil. Untuk program sarjana dan master bisa berbeda. Sebaiknya kamu pelajari persyaratannya terlebih dahulu sebelum mengambil tes ini. Supaya persiapan yang dilakukan bisa lebih matang. Jangan menunda waktu untuk belajar bahasa Jerman, kalau bukan sekarang kapan lagi?

Baca juga: Kursus Bahasa Jerman

Diplomas de Español como Lengua Extranjera (DELE)

DELE digunakan sebagai bukti bahwa seseorang sudah memiliki kemampuan bahasa Spanyol yang baik. Pelajar Non-UE harus lulus ujian untuk masuk ke universitas di Spanyol, mereka memerlukan tingkat B2 minimum dalam tes bahasa DELE untuk dapat lulus universitas ujian masuk. Tapi untuk pelajar dari wilayah EU / EEA hanya perlu pengetahuan dasar bahasa Spanyol untuk masuk ke Universitas di Spanyol. Pelajari bahasa Spanyol dari sekarang yuk!

Baca juga: Kursus Bahasa Spanyol

Certificaat Nederlands als Vreemde Taal (CNaVT)

Sertifikasi ini biasanya dibutuhkan untuk mendaftar jurusan kuliah berbahasa Belanda. Untuk mendaftar ke perguruan tinggi, kamu harus mengambil tes Educatief Startbekwaam atau setara dengan level B2 di Bahasa Perancis dan Jerman.

Tes CNaVT level B2 ini menguji kemampuan mendengar, menulis, dan berbicara dengan durasi tes sekitar 3,5 jam. Nah, sudah siap mengambil tes Belanda ini zowhy? Kalau belum, persiapkan dulu yuk!

Baca juga: Kursus Bahasa Belanda

Diplôme d’études en langue française (DELF)

Dari namanya, kamu pasti tidak asing! Siapa yang ingin kuliah ke Perancis? Kamu butuh sertifikat ini untuk kuliah di sana, zowhy. Sertifikasi ini memiliki 6 level, diantarannya level A1 hingga B2 untuk DELF dan C1 hingga C2 untuk DALF (tingkat lanjutan). Kemampuan yang diujikan diantarannya, kemampuan mendengar, membaca teks, menulis, dan berbicara.

Dari ke-4 jenis sertifikasi ini, kira-kira sudah tau akan mengambil yang mana kan ya? Mulai dari negara Jerman, Belanda, Spanyol, sampai Perancis memiliki sertifikasinya masing-masing. Tentukan mana yang ingin kamu ambil sekarang. Kalau masih bingung, kamu bisa langsung bertanya kepada tim zowhy dengan klik di sini.

“You don’t have to be great to start, but start to be great.”

Zig Zagler

Referensi:

Admin. DELE-Spanish Test. (18/08/2021) – www.indonesiaeducation.info.com

Fildza Hasna. Serba Serbi Tes Bahasa Asing Untuk Daftar Beasiswa ke Luar Negeri. (18/08/2021). – www.rencanamu.id

Gambar:

Freepik.com

Delfdaf.fr

CNaVT.org

testdaf.de

www.dele.org

error: Content is protected !!