Fakta-fakta Unik Bahasa Korea

zowhy.com – Bahasa Korea sekarang semakin mendunia, bisa dilihat dengan semakin banyak orang yang tertarik untuk mempelajarinya. Seiring dengan perkembangan budaya Korea modern, penggemarnya pun banyak yang sengaja mempelajari Bahasa Korea untuk bisa lebih mendalami budaya Korea.

Bahasa Korea merupakan Bahasa resmi yang digunakan di Korea Selatan, dan Bahasa ini sudah diciptakan sejak jaman kerajaan Korea dahulu. Bagi yang ingin mulai belajar Bahasa Korea, tentu belum afdol jika belum memahami sejarah Bahasa Korea dan Hangeul atau sistem alfabet Korea.

Berikut adalah beberapa fakta unik dan menarik seputar Bahasa Korea:

Diciptakan pada masa Raja Sejong

Ya, sistem penulisan dalam Bahasa Korea menggunakan huruf yang berbeda dengan alfabet biasa. Nama huruf-hurufnya adalah Hangeul.

Hangeul ini sudah diciptakan sejak masa kepemimpinan Raja Sejong, raja keempat Dinasti Joseon yang berkuasa pada abad ke-15. Pada saat itu, para masyarakat Korea masih menggunakan Bahasa Cina untuk berkomunikasi.

Tapi karena ketimpangan sosial dan sistem penulisan Bahasa Cina yang sulit, banyak warga kalangan bawah yang menjadi buta huruf karena tidak mampu menyentuh pembelajaran Bahasa tersebut.

Inilah yang menjadi pertimbangan utama Raja Sejong untuk mencari sistem penulisan yang bisa mudah dipelajari oleh rakyatnya sehingga tidak ada lagi yang buta huruf di bawah kekuasaannya. Akhirnya terciptalah sistem penulisan Hangeul seperti yang dikenal sekarang.

Selain itu, Hangeul juga diciptakan karena dirasa Bahasa Cina kurang mampu menggambarkan dan menyampaikan maksud perkataan para warga Korea pada saat itu. Sehingga dibuatlah Bahasa dan sistem penulisan mereka sendiri yang lebih autentik.

Hangeul terdiri dari 24 huruf dan terbagi menjadi 10 huruf vokal dan 14 huruf konsonan. Awal penyebarannya Hangeul dimasukkan ke dalam lagu anak-anak sehingga mudah diingat dan dipelajari.

Punya hari perayaan sendiri

Karena penciptaannya yang penuh makna bagi para warga Korea Selatan, hari penciptaan Hangeul diperingati setiap tahunnya. Hari Hangeul atau Hangeul Day diperingati setiap tanggal 9 Oktober.

Tetangga mereka, Korea Utara juga merayakan hari Hangeul, hanya tanggalnya berbeda, yaitu tanggal 15 Januari.

Penciptaan Hangeul dianggap menjadi poin penting dalam usaha menghilangkan buta huruf di Korea Selatan. Karena itulah Buku Panduan Bahasa Korea mendapat pengakuan UNESCO dan tercatat dalam Memory of the World Register.

Memiliki tiga bagian

Sistem penulisan Hangeul seperti yang dikenal sekarang, bisa dibagi menjadi tiga bagian. Ada chosong yang merupakan bagian huruf awal, chungsong yang merupakan bagian huruf vokal, dan chongsong yang merupakan akhiran konsonan.

Chongsong sebenarnya adalah pengulangan dari chosong. Karena itu dalam prakteknya, Hangeul sebenarnya hanya terdiri dari huruf konsonan dan huruf vokal.

Merupakan Bahasa isolasi

Beberapa ahli berpendapat bahwa Bahasa Korea merupakan termasuk dalam jenis Bahasa Isolasi, yaitu Bahasa yang memiliki satu morfem dalam satu kata. Bahasa Isolasi dikenal juga sebagai istilah untuk menyebut Bahasa yang tidak memiliki kaitan dengan Bahasa lain yang ada di dunia.

Tapi ada juga beberapa ahli yang berpendapat bahwa Bahasa Korea bisa juga disebut sebagai Bahasa Altai karena memiliki kaitan dan satu rumpun dengan beberapa Bahasa lain di Asia. Pendapat ini sebagian besar telah disanggah, dan sekarang Bahasa Korea dianggap sebagai Bahasa isolasi atau Bahasa isolat.

Sistem honorifik

Tidak banyak Bahasa di dunia ini yang memiliki sistem honorifik dalam penggunaannya. Sebagian besar yang menggunakan sistem ini adalah Bahasa-bahasa di Asia yang masih menjunjung tinggi norma-norma kesopanan tradisional.

Salah satu yang masih menerapkannya adalah Bahasa Korea. Sistem honorifik dalam Bahasa Korea bisa dibedakan berdasarkan situasi dan lawan bicara.

Sebagai contoh, Bahasa yang digunakan untuk berbicara di lingkungan kantor akan lebih formal dibandingkan dengan Bahasa yang digunakan dengan teman di lingkungan kelas. Selain itu Bahasa yang digunakan untuk bercakap-cakap dengan orang yang usianya lebih tua atau jabatannya lebih tinggi akan lebih formal dibanding dengan Bahasa yang digunakan untuk bercakap-cakap dengan teman sebaya atau orang yang usianya lebih muda.

Korea sangat menjunjung tinggi sistem honorifik ini, sehingga jika ada orang yang tidak menggunakan penempatan Bahasa dengan baik bisa dianggap kasar dan tidak sopan. Bagi orang asing sangat penting untuk mulai belajar dari cara menggunakan Bahasa Korea tingkat formal.

Susunan kalimat yang berbeda

Bagi yang terbiasa menggunakan Bahasa Inggris ataupun Bahasa Indonesia, pasti sudah terbiasa dengan susunan kalimat S-P-O atau Subjek – Predikat – Objek. Tapi di Bahasa Korea dikenal susunan kalimat berbentuk S-O-P atau Subjek – Objek – Predikat.

Sehingga Bahasa Korea akan sedikit sulit untuk diterjemahkan ke dalam Bahasa lain karena dapat terdengar aneh. Bagi orang asing yang baru mulai belajar Bahasa Korea pun kemungkinan akan sedikit bingung dalam memahami perkataan orang Korea karena susunan kalimat yang berbeda ini.

Kunci untuk bisa menguasainya adalah dengan banyak berlatih, entah itu berlatih percakapan ataupun berlatih banyak membaca dan mendengar kalimat-kalimat dalam Bahasa Korea. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mengikuti kursus Bahasa Korea.

Di lembaga kursus, anda akan dibimbing untuk belajar menggunakan kurikulum yang sudah terbukti efektif. Selain itu ada juga tenaga pengajar profesional yang berpengalaman.

zowhy.com memiliki platform belajar yang mudah dan menyenangkan, sangat fleksibel, sehingga bisa disesuaikan dengan waktu dan kemampuan peserta. zowhy.com juga menggunakan teknologi meeting tatap muka yang bisa menghadirkan kualitas pembelajaran layaknya kelas offline.

Selain itu, setiap kelas akan dibimbing oleh pengajar profesional yang berpengalaman, sehingga setiap materi yang diajarkan dijamin akan menarik dan mudah dipahami. Siswa akan diajarkan materi percakapan, pengenalan kosa kata dan tata Bahasa, dan juga latihan speaking dan listening dalam Bahasa Korea.

Di zowhy.com tersedia berbagai kelas yang disesuaikan dengan kebutuhan anda, baik untuk bisnis maupun studi. Ada berbagai pilihan kelas dengan kurikulum pembelajaran yang beragam dan harga yang terjangkau.

Belajar bahasa korea

bahasa korea untuk pemula

undercovercoid

tips bahasa korea

Dua sistem penyebutan angka

Biasanya kita mengenal setiap Bahasa memiliki satu sistem penyebutan angka seperti dalam Bahasa Inggris (one,two,three,etc) dan Bahasa Indonesia (satu,dua,tiga,dst). Tapi dalam Bahasa Korea dikenal dua sistem penyebutan angka yang berbeda.

Yang membedakan adalah dalam praktek penggunaannya. Ada sistem penyebutan il,I,sam,dst yang biasa digunakan untuk menghitung benda lalu ada juga hana,dul,set,dst yang biasa digunakan untuk menyatakan usia atau waktu.

Selain itu sistem penyebutan jumlah dalam Bahasa Korea juga berbeda-beda, misalnya kata yang digunakan untuk menyatakan jumlah binatang dan jumlah manusia akan berbeda. Sistem ini biasanya agak menyulitkan bagi orang asing yang baru belajar Bahasa Korea karena belum terbiasa.

baca juga

Banyak dialek daerah

Korea dikenal memiliki banyak kota dan daerah. Setiap kota dan daerah ini biasanya memiliki dialek khas-nya masing-masing, beberapa yang khas adalah Busan dan Jeju.

Tidak hanya teknik pengucapannya saja yang berbeda, perbedaan dialek ini juga kadang memunculkan banyak kosakata baru. Bahkan orang asli Korea saja belum tentu bisa memahami dialek asli dari daerah yang bukan daerah tempat tinggalnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!