English for Hospitality – Ekspresi Dunia Perhotelan

zowhy.com – Artikel kali ini masih berfokus pada berbagai penggunaan Bahasa Inggris secara spesifik, yang mana akan melengkapi materi mengenai Bahasa Inggris guna berbagai keperluan khusus berkaitan dengan tema bisnis dan profesionalisme –

menambah bahasan mengenai English for Specific Purposes (ESP), selain interview preparation dan customer service.

Meskipun Bahasa Inggris pada dunia perhotelan memiliki bidangnya tersendiri, namun beberapa bahasan yang muncul juga akan berkaitan dengan beberapa materi lain, dimana sudah turut dibahas terlebih dahulu, seperti English for business communication dan Business English skill.

Atas dasar itulah, untuk membedakannya, artikel kali ini akan diberi judul yaitu: Ekspresi Yang Umum Digunakan Pada Dunia Perhotelan.

Tentu saja dunia perhotelan akan sangat umum dan familiar dengan kompetensi kemampuan penggunaan bahasa. Berbeda dengan bidang spesifik lainnya, pada industri perhotelan, Bahasa Inggris bukanlah satu-satunya bahasa yang berkuasa secara ‘dominan’.

Industri ini juga biasa menekankan berbagai kemampuan bahasa asing yang lain seperti Mandarin, Arab, Jepang, dan berbagai bahasa internasional lainnya.

Maka wajar apabila kebutuhan kemampuan berbahasa ini dirasa perlu atas dasar tuntutan profesionalisme guna memenuhi kebutuhan para tamu yang dapat berasal dari berbagai latar belakang kebahasaan.

Meski begitu, tetap saja, Bahasa Inggris selalu punya “tempat tersendiri” sebagai sebuah bahasa internasional yang paling umum digunakan. Lantas pembahasan ini dianggap krusial bagi mereka para pembelajar yang memang bergerak di industri ini.

English for hospitality atau Bahasa Inggris untuk dunia perhotelan.

Sebagai suatu bahasa internasional, sudah barang tentu Bahasa Inggris menjadi sebuah kewajiban dan keharusan tersendiri bagi setiap individu yang berkerja pada industri ini.

Selain memang Bahasa Inggris merupakan bahasa universal yang banyak dijadikan standar komunikasi di berbagai belahan dunia, secara mengejutkan, ia juga telah menjelma menjadi sebuah “simbol” keprofesionalitasan, pelayanan papan atas, dan kualitas yang terstandar.

Dengan mampu menghadirkan Bahasa Inggris pada suatu sistem pelayanan, kualitas manajerial dan administrasi hotel yang ada-pun dirasa akan dapat memiliki nilai tambah tersendiri dimata para tamunya. Pemikiran tersebut yang menjadikan Bahasa Inggris mampu “subur” pada berbagai bidang-bidang spesifik, khususnya pada ranah ini.

Selain itu, “kemahsyuran” Bahasa Inggris pada dunia perhotelan juga tidak terlepas dari keberadaan berbagai hotel ternama yang memang sudah memiliki basis di berbagai belahan dunia.

Berbagai property baik rumah hotel dan hotel hotel ini biasa memajang kualitas bintang lima (five-star) hingga bahkan apresiasi tertinggi dunia perhotelan: lima berlian (five-diamond).

Hotel-hotel tersebut lantas biasa dijadikan pilihan primer bagi para pelancong internasional, baik guna kepentingan bisnis maupun pariwisata, dikarenakan standar global yang memang sudah diterapkan pada berbagai cabang mereka. Dengan suatu standar global tersebut, tentu saja bahasa universal yang paling tepat untuk melengkapi standar mereka adalah Bahasa Inggris.

Dikarenakan para hotel “percontohan” diatas menggunakan Bahasa Inggris sebagai standar kebahasaan mereka, wajar jika hotel-hotel lain dengan kualitas dibawahnya ikut menerapkan hal yang sama pula.

Berbagai hotel yang tersebar pada rentang bintang dua hingga empat-pun juga akhirnya ikut memastikan bahwa Bahasa Inggris layak menjadi sebuah keperluan tersendiri, guna “mengimbangi” kualitas berbagai “pemain besar” tersebut. Akan sangat jarang dewasa ini untuk menemukan suatu hotel yang belum menyertakan komunikasi Bahasa Inggris pada berbagai lini serta bentuk pelayanannya.

Kajian literatur pada English for hospitality.

Jika dilihat melalui kajian-kajian literatur yang ada, istilah hospitality pada dunia perhotelan sendiri didasarkan pada suatu definisi umum yang berhubungan dengan bidang estetika khususnya etiket bisnis.

Melihat dari definisi yang diberikan oleh para ahli, hospitality (yang mana secara harfiah memiliki arti “keramahtamahan”) adalah suatu hubungan antara seorang tamu dengan tuan rumah/induk semangnya. Definisi ini juga menyertakan bahwa hubungan tersebut perlu dilandasi dengan sebuah niatan baik yang terkandung pada berbagai cara praktis seperti penerimaan/penyambutan, hiburan untuk tamu, pengunjung, ataupun orang asing.

Namun apabila dilihat melalui “kacamata” kajian yang lebih luas, seorang ahli menyatakan bahwa hospitality merupakan sebuah rasa kebajikan yang dimiliki para jiwa-jiwa hebat terhadap alam semesta secara keseluruhan melalui suatu hubungan yang humanis.

Hospitality juga ikut mencakup cara yang dimiliki seseorang dalam memperlakukan orang lain, yang mana berhubungan dengan pelayanan menyambut dan menerima tamu – umumnya diberlakukan pada bisnis perhotelan.

Tidak hanya itu, ranah kajian hospitality juga dirasa perlu untuk dimiliki setiap lembaga/organisasi bisnis dikarenakan perannya yang dirasa sangat penting dan fundamental terhadap peningkatan atau penurunan suatu volume penjualan.

Kajian pemanfaatan keramahtamahan atau hospitality seperti ini termasuk kedalam suatu bidang kajian tersendiri yang dinamakan etika keramahtamahan atau Hospitality Ethics – studi keilmuan yang mempelajari penggunaan praktis dari hospitality.

baca juga

Ekspresi-ekpresi Bahasa Inggris di perhotelan.

Selanjutnya bahasan materi-pun akan memasuki pokok pembicaraan, yang mana turut menampilkan berbagai ekpresi Bahasa Inggris dunia perhotelan beserta arti dalam Bahasa Indonesia agar lebih memudahkan dalam mempelajarinya. Ekspresi tersebut dapat dilihat didalam tabel berikut:

KategoriBahasa InggrisBahasa Indonesia
Front Desk Receptionist*** Hotel, this is front office. Can I help you?Hotel ***, dengan front office. Ada yang bisa saya bantu?
May I know your preferred date, sir/mam?Untuk pemesanan tanggal berapa, bapak/ibu?
How long will you be staying for this session?Berapa lama anda berencana untuk menginap?
Can you mention the occasion, and for how many persons?Bisakah anda menyebutkan tujuan keperluan anda, dan untuk berapa orang?
There’s no vacancy left for this week, I’m so sorry, sir/mam.Mohon maaf untuk minggu ini sudah tidak ada kamar tersedia, bapak/ibu.
The breakfast will be served at the buffet from 6 am until 9 am, thank you.Sarapan akan disajikan di prasmanan mulai dari pukul enam hingga sembilan pagi, terima kasih.
Your accommodation is right at the outdoor pool – just take left after that stair.Akomodasi anda berada tepat di kolam renang luar ruangan – cukup belok kiri setelah tangga tersebut.
We need your credit card number for pre-deposit, please?Kami membutuhkan nomor kartu kredit anda untuk deposit awal, boleh?
We suggest you to book it first while still available.Kami menyarankan agar anda memesannya terlebih dahulu selagi masih tersedia.
I’m sorry sir/mam, but that’s not included within the accommodation.Maaf bapak/ibu, namun itu tidak termasuk pada akomodasi tersebut.
GuestYes, I’d like to make a reservation for the week.Ya, saya ingin melakukan reservasi untuk minggu ini.
 Can I make reservation for July 30th?Bisakah saya membuat reservasi untuk tanggal 30 Juli?
 I’m planning to stay for a full week.Saya berencana untuk menginap selama satu minggu penuh.
 It’s a business trip, just for one person, please.Ini untuk keperluan bisnis, hanya untuk satu orang, tolong.
 Is there any room available?Apakah masih ada kamar yang tersedia?
 Yeah, I just want to ask, when is the breakfast served?Ya, saya hanya ingin menanyakan, kapan sarapan disajikan?
 I’m here for the ceremony invitation. Can you show me the direction to the venue?Saya disini untuk undangan acara, Dapatkah anda menunjukkan arah ruangannya?

Maka itulah beberapa ekspresi dalam Bahasa Inggris yang biasa dipergunakan dalam urusan perhotelan.

Meski Bahasa Inggris yang berhubungan dengan hospitality termasuk pada ranah spesifik, namun tingkat kesulitan yang dimilikinya tidaklah terlampau rumit seperti halnya Bahasa Inggris untuk medis dikarenakan ranah perhotelan lebih banyak menggunakan bahasa-bahasa formal dan tidak banyak memiliki istilah-istilah tematis. Maka akan sangat mudah untuk mempelajarinya, hanya perlu memperbanyak latihan dan membaca.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!