Conversation For Kids

Conversation For Kids – Ekspresi Percakapan Untuk Anak-anak.

Zowhy – Conversation For Kids , Yap, selamat datang pada artikel English Program, para pembelajar Bahasa Inggris! Kali ini kita akan membahas tema ‘Conversation For Kids’ yang cukup simpel untuk dibahas berkenaan dengan kemampuan komunikasi untuk si kecil, yaitu: Ekspresi Percakapan Untuk Anak-anak.

Dalam mempelajari bahasa, khususnya Bahasa Inggris , jenis pendekatan yang digunakan amat bergantung dari pribadi sang pembelajar sendiri: apakah sang pembelajar masih berada pada jenjang anak-anak, remaja ataupun dewasa.

Pendekatan yang ada akan sangat berbeda sekali untuk masing-masing jenjang, dimana itu sangatlah menentukan keberhasilan dari proses pembelajaran.

Maka jika sebelumnya telah dibahas mengenai perbincangan untuk orang dewasa, pada artikel kali ini, materi yang ada akan menekankan pada perbincangan untuk anak-anak guna memudahkan para pembelajar di jenjang tersebut.

Conversation For Kids
Conversation For Kids

Pembelajaran Bahasa Inggris untuk orang dewasa dan anak-anak? Apa bedanya?

Dalam mempelajari kemampuan berkomunikasi, khususnya bagi anak-anak, ranah yang ada tentu saja akan sangat berbeda bagi para pembelajar yang sudah lebih dewasa.

Pelajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak merupakan ‘ranting’ keilmuan tersendiri yang dinamakan sebagai Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-anak atau yang juga dikenal dengan nama English for Young Learners (EYL).

EYL sendiri merupakan bagian dari cabang ilmu yang lebih besar, dinamakan dengan Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai Bahasa Kedua/Asing atau dikenal sebagai English as Second / Foreign Language (ESL/EFL).

Amat sangat masuk akal jika ranah ini memiliki bidang keilmuannya sendiri, dikarenakan spesifikasi yang diperlukannya juga memiliki tuntutan-tuntutan yang dianggap sangat krusial.

Dikarenakan kemampuan berpikir anak-anak yang khas, materi-materi yang ada tidak bisa diberikan secara sembarangan. Perlu sebuah perencanaan yang matang mengenai bagaimana upaya-upaya yang diberikan dapat terserap secara maksimal oleh mereka.

Salah satu teknik yang bisa digunakan adalah dengan menghindari adanya penumpukan materi. Pembelajar anak-anak memiliki batasan kejenuhan yang lebih rendah ketimbang pembelajar lain yang sudah lebih dewasa.

Karena itu materi yang ada perlu untuk dikemas seringkas mungkin agar para pembelajar muda itu dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih mudah.

Selain itu materi-materi tersebut juga perlu untuk dikemas semenarik mungkin. Itu disebabkan karena pembelajar anak-anak umumnya merupakan pembelajar pemula – mereka cenderung melibatkan unsur afeksi pada diri agar proses akuisisi kognisi dapat terjadi.

Conversation For Kids
Conversation For Kids

Materi Perbincangan (Conversation) untuk Anak-anak.

Jika membicarakan materi perbincangan untuk anak-anak, kita tidak hanya akan membicarakan teknik berbincang dalam Bahasa Inggris semata, melainkan juga turut membahas mengenai cara berkomunikasi.

Materi perbincangan atau conversation untuk para pembelajar yang lebih dewasa mungkin sudah dapat dispesifikkan hanya pada teknik-teknik atau ekpresi-ekspresi saja.

Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa para pembelajar dewasa memiliki kemampuan berkomunikasi secara umum – sangat berbeda dengan pembelajar anak-anak yang belum secara maksimal memiliki kemampuan tersebut.

Karena itu materi-materi yang perlu diberikan pada pembelajar muda tersebut cukup sebatas bagaimana mereka dipaparkan pada ungkapan-ungkapan dasar terlebih dahulu tanpa memberi tahu teori keilmuannya secara eksplisit.

Pendekatan ini disebut dengan pembelajaran implisit (implicit learning) dimana pemaparan mengenai teori-teori dirasa belum diperlukan untuk menghindari penumpukan materi. Anak-anak akan lebih mudah menyerap ilmu-ilmu yang dipaparkan kepada mereka jika kondisi optimal yang mereka perlukan terpenuhi.

Karena itu tujuan awal dari pembelajaran ini hanya bersifat sebagai perkenalan dan pembiasaan, dengan harapan materi-materi ini akan melekat pada benak mereka dan secara alam bawah sadar menjadi bagian tingkah laku yang spontan.

Conversation For Kids
Conversation For Kids

Conversation for Kids – Expressions.

Atas dasar itulah, disisa artikel ini hanya akan diisi dengan pemaparan ekpresi-ekpresi percakapan umum dan mendasar sebagai bahan latihan dan pembiasaan bagi para pembelajar muda tersebut. Berikut ini adalah beberapa diantaranya:

  1. Pertanyaan dan jawaban mengenai seseorang (Questions and answers about one’s self)
Pertanyaan (Questions)Jawaban (Answers)
Bahasa InggrisBahasa IndonesiaBahasa InggrisBahasa Indonesia
Hello, how are you?Hai, apa kabar?I’m fine, thank you.Aku baik-baik saja, terima kasih.
What is your name?Siapakah nama-mu?My name is…Namaku…
How do you do?Bagaimana kabarmu?I’m alright, and you?Aku baik, dan kamu?
Where do you live?Dimanakah alamatmu?I live in/on/at…Aku tinggal di…
Where do you come from?Darimanakah asalmu?I come from…Saya berasal dari…
Which school do you attend?Dimanakah kamu bersekolah?I go to…Saya bersekolah di…
Do you have any hobbies?Apakah kamu memiliki hobi?Yes, I have. I like to…Ya, saya punya. Saya menyukai…
What color do you like most?Apakah warna favoritmu?The color I loved most is…Warna favorit saya adalah…
Do you have any best friends?Apakah kamu punya sahabat?Yes, I have.Ya, saya punya.
Will you be my friend?Mau kah kamu menjadi temanku?Yes, I’d love to!Ya, dengan senang hati!
Do you have any pets?Apakah kamu memiliki binatang peliharaan?No, I don’t have any.Saya tidak punya binatang peliharaan.
  • Pertanyaan dan jawaban sehari-hari (Questions and answers about daily live)
Pertanyaan (Questions)Jawaban (Answers)
Bahasa InggrisBahasa IndonesiaBahasa InggrisBahasa Indonesia
How is your day?Bagaimana harimu?I have a nice day.Aku mendapati hari yang baik.
How is your week?Bagaimana dengan minggu ini?I have a great week!Minggu ini sangatlah mengesankan!
Are you having fun?Apakah kamu senang?Yes, indeed!Ya, tentu saja!
What do you have for breakfast?Apa yang kau makan untuk sarapan?I ate…(Tadi) saya sarapan…
Do you have lunch?Sudahkah kamu makan siang?Yes, I have.Iya, saya sudah.
Do you often spend your time outside?Apakah kamu sering keluar rumah?No, I prefer to stay inside.Tidak, saya lebih memilih untuk berada di dalam ruangan.
What will you do for this weekend?Apa yang akan kamu lakukan untuk akhir pekan ini?I will…Saya akan.
What will you do after the school?Apa yang akan kamu lakukan setelah pulang sekolah?After school, I will…Setelah sekolah, saya akan…
Do you have any plans after this?Apakah kamu punya rencana setelah ini?No, I don’t have any plans after this.Tidak, saya tidak memiliki rencana apapun setelah ini.
What do you think about it?Bagaimana menurutmu tentang itu?I think…Menurut saya…
What will you choose?Apa yang akan kamu pilih?I choose…Saya memilih yang…

Dan itulah beberapa ekpresi mengenai percakapan yang dapat diajarkan kepada anak-anak.

baca juga

Dengan pemaparan materi-materi seperti itu secara berkala, diharapkan anak-anak akan memiliki sebuah kebiasaan yang baik mengenai cara berkomunikasi, terutama dalam konteks pembicaraan menggunakan Bahasa Inggris.

Akan lebih mudah membiasakan sesuatu jika dimulai sejak dini. Karena itulah pendidikan masa kecil tidak dapat di sepelekan begitu saja.

TEKNIK FUN CONVERSATION FOR KIDS

zowhy.com – Waktu untuk mempelajari bahasa inggris yang tepat adalah ketika kita berada pada usia sedini mungkin, terutama pada masa balita (bawah lima tahun), karena pada masa ini memang masa emas otak seorang anak untuk mengingat dan menirukan apapun yang dia lihat, dia dengar, dan dia pelajari secara tidak langsung.

            Mungkin, anda termasuk orang tua yang ingin mengajarkan bahasa inggris atau bahasa asing lainnya kepada anak anda yang masih berusia balita. Tentu, anda penasaran bagaimana cara terbaik mengajarkan bahasa inggris kepada anak anda, terutama kemampuan conversation mereka. Agar saat anak anda memasuki masa sekolah, dia sudah memiliki ketrampilan conversation in English yang bagus.

            Untuk anda para orang tua yang sedang berupaya mengajarkan bahasa inggris kepada anak anda yang berusia balita, anda bisa menerapkan beberapa metode permainan yang menyenangkan. Mengajarkan kepada balita harus melalui permainan yang menyenangkan. Karena masa balita memang masa untuk seorang anak bermain, dan belajar dengan cara bermain. Hanya dengan cara menyenangkan, balita bisa menyerap dan mengikuti apa yang diajarkan kepadanya.

TEKNIK MENGAJARKAN CONVERSATION FOR KIDS

            Anda bisa mengajarkan bahasa inggris kepada anak balita anda, dengan cara yang smooth, fun, dan efektif dalam mengajarkan conversation for kids. Beberapa caranya adalah sebagai berikut:

  1. Menghafal angka dengan cara bernyanyi. Misal: menghafal angka sambil menyanyikannya dan memperagakannya dengan alat peraga angka atau jari anda. Balita akan ikut bernyanyi sambil fokus melihat alat peraga yang bertuliskan angka atau fokus pada jari anda.
  2. Menghafal warna, nama hewan, nama tumbuhan, dengan alat peraga yang kaya warna, menarik, atau melalui buku bergambar yang bisa menghasilkan suara. Fokus balita akan bisa semakin diarahkan kepada berbagai hal yang kita ajarkan dengan cara yang menurut mereka adalah bermain.
  3. Sering menanyakan angka, warna, nama hewan, dan kosa kata dasar lain yang sering digunakan dalam permainan balita. Misal: anda bisa menanyakan, “Hari ini mama pakai baju warna apa?” atau kalau anak anda sudah bisa mencerna kalimat dalam bahasa inggris, anda bisa menanyakan pertanyaan dalam bahasa inggris.
  4. Menulis beberapa titik bermain balita anda dengan tulisan berbahasa inggris. Sekalipun dia belum bisa membaca, tetapi memorinya akan mengingat sebuah kata yang berhubungan dengan sebuah benda lainnya. Misal: ruangan khusus bermain, anda beri nama play room, khusus untuk menyimpan buku, anda tulis book container, atau lainnya.
  5. Sering memperdengarkan mereka dengan lagu berbahasa inggris dalam bentuk audio visual, mengajaknya menonton film edukasi pada balita, mendongeng dengan menggunakan bahasa inggris, dan mengajaknya berkomunikasi dengan bahasa inggris.
  6. Kalau anda dan pasangan termasuk yang sibuk bekerja, anda bisa mendaftarkan balita atau anak anda pada lembaga kursus bahasa inggris yang menyediakan kelas conversation for kids.
  7. baca juga

Tips Memilih Lembaga Kursus Conversation For Kids

            Perlu diingat, mengajarkan balita atau anak dengan usia 5 – 10 tahun berbeda dengan metode dan cara mengajarkan pada remaja dan orang dewasa yang lebih cepat memahami apa yang diajarkan. Mengajarkan sesuatu kepada anak berusia balita dan berusia hingga 10 tahun, haruslah menggunakan cara yang menyenangkan, atau lebih kepada bermain namun penuh dengan materi pengajaran.

            Dengan begitu, anak dan balita akan mudah menyerap apa yang diajarkan kepadanya, dan mereka tidak akan merasa lelah atau terpaksa saat proses belajar. Karena yang mereka tahu mereka sedang diajak bermain, maka faktor utama yang harus anda pertimbangkan saat memilih lembaga kursus conversation for kids adalah metode pengajaran mereka.

baca jga

            Setidaknya mereka memiliki beberapa metode pengajaran sebagai berikut:

  1. Memiliki perlengkapan belajar yang menyenangkan, seperti video, buku, boneka, play cards, beberapa mainan, dan alat peraga lain yang menarik.
  2. Memiliki metode pengajaran yang menyenangkan, seperti mengajak bermain rumah-rumahan, camping, mencari, mengumpulkan, dan merangkainya menjadi sebuah kalimat melalui permainan petak umpet, dan lain sebagainya.
  3. Memiliki staf pengajar yang sudah lama berpengalaman menagajari anak seusia anak anda.
  4. Memiliki pengalaman mengantarkan para siswanya kepada berbagai lomba berbahasa inggris tingkat nasional maupun internasional. Seperti lomba membuat puisi dalam bahasa inggris, pidato dalam bahasa inggris, atau cerpen dalam bahasa inggris.
  5. Memiliki kurikulum utama conversation, namanya saja kelas kursus conversation for kids, jadi harus lebih banyak merangsang anak anda untuk sesering mungkin berkomunikasi dalam bahasa inggris.
  6. Memiliki program rutin yang menggunakan bahasa inggris, seperti membuat drama dengan dialog bahasa inggris, membuat kelompok bernyanyi dalam bahasa inggris, dan wisata ke beberapa tempat sebagai pengenalan benda dan kosa kata dalam bahasa inggris. Seperti ke kebun binatang, ke tempat wisata edukasi, dan lain sebagainya.
  7. Memiliki modul pengajaran dan target yang jelas. Misal: untuk usia 6-7 tahun, maka mereka menjamin anak anda sudah bisa menguasai 500 kosa kata dengan tema tertentu. Jadi sudah siap untuk menunjang pendidikannya di sekolah.

Kurang lebih itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat anda memilih lembaga kursus bahasa inggris khusus kelas conversation for kids untuk putra – putri anda tercinta. Namun, perlu diingat, sekalipun mereka sudah mengikuti kursus conversation for kids  di lembaga kursus yang tepat, peranan keluarga dalam memperlancar conversation for kids tetaplah yang paling utama.

Pastikan anda selalu menggunakan bahasa inggris saat berkomunikasi dengan anak anda. Dan perkenalkan berbagai kosa kata yang sederhana kepada mereka. Caranya, dengan cara mengajak mereka nonton film kartun bersama, membaca buku bersama, memasak bersama sehingga anda bisa mengenalkan berbagai peralatan dapur, sayur, dan bahan makanan kepada mereka dalam bahasa inggris.

Jika anda khawatir mengirimkan putra – putri anda ke lembaga kursus, anda bisa mencari lembaga kursus conversation for kids yang melayani kelas privat ke rumah anda. Tentunya dengan alat peraga yang sama seperti yang mereka ajarkan saat mereka mengajar kelas conversation for kids secara regular.

Dengan kelas privat ke rumah, saat anda berada di rumah, anda bisa ikut terlibat dalam proses belajar conversation for kids, dan bisa mencoba menerapkannya sendiri bersama putra – putri anda di rumah. Anda juga bisa mengetahui lebih pasti perkembangan putra – putri anda saat berkomunikasi dalam bahasa inggris. Sebuah win –  win solution

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!