Belajar Bahasa Korea Dengan Cepat

Zowhy.com – Pamor negara Korea di Indonesia saat ini sudah semakin naik, seiring budaya Kpop yang kian digandrungi milenial Tanah Air.

Serbuan lagu-lagu Korea yang banyak digemari muda-mudi menjadikan kursus bahasa Korea cukup dikenal di Indonesia. Belum lagi serangan drama dan filmnya yang disambut baik berbagai kalangan membuat masyarakat familiar dengan bahasa Korea.

Tidak sedikit yang tertarik untuk mempelajari bahasa Korea secara lebih mendalam.

Mulai dari basic percakapan sederhana, cara membaca aksara Korea, hingga cara menyusun kalimat untuk komunikasi sehari-hari. Belajar bahasa Korea ternyata tidaklah sesulit yang dibayangkan.

Asalkan metodenya tepat, bukan tidak mungkin kamu bisa menguasai bahasa ini dalam waktu singkat.

Dasar-Dasar Bahasa Korea

Agar bisa mahir bahasa Korea, tentu kamu harus paham terlebih dahulu apa saja dasar-dasarnya. Sama seperti mempelajari bahasa Inggris di sekolah-sekolah, ada tahapan belajar Korea mulai dari pengenalan huruf hingga pengenalan frasa dalam percakapan dasar.

Kamu bisa belajar sendiri secara otodidak atau belajar di bawah bimbingan profesional melalui kursus bahasa. Berikut dasar-dasar bahasa Korea yang paling utama dipahami.

Mengenal Huruf Korea

Aksara Korea dinamakan hangeul. Jika dulu saat TK kita belajar bahasa Indonesia dengan menghapalkan abjad A sampai Z, ketika belajar bahasa Korea pun mula-mula harus mengenal abjadnya dulu.

Hangeul dasar berjumlah 24 huruf, yang mana terdiri atas 14 huruf konsonan dan 10 huruf vokal. Namun di samping itu, ada juga tambahan diftong beserta konsonan ganda sebanyak 16 huruf. Jadi total semuanya ada 40 huruf.

Bagi native bahasa Indonesia yang terbiasa dengan alfabet romawi mungkin awalnya terasa aneh mempelajari Hangeul. Hal ini dikarenakan bentuk hurufnya sangat jelas berbeda.

Selain itu, ada beberapa aksara yang pengucapannya terdengar asing. Belum lagi diftong yang hampir mirip, perlu waktu untuk membiasakan diri dengan Hangeul ini.

Selain Hangeul, di Korea juga ada aksara bernama Hanja yang diadopsi dari karakter China. Jumlahlah sekitar 3.000 karakter.

Namun penggunaannya tidak dalam kehidupan sehari-hari, melainkan lebih kepada ranah akademis, teks buku religi Budha, kamus, tulisan sastra klasik, serta penulisan nama keluarga.

Menghapal Angka

Angka tergolong dasar-dasar bahasa Korea yang wajib dikuasai. Setidaknya kamu harus menghapal hitungan 1 sampai 10. Dalam bahasa Korea, terdapat 2 jenis angka yaitu angka asli dan angka Sino. Perbedaannya adalah pada konteks pemakaian.

Angka asli digunakan pada hitungan benda (dari rentang 1 sampai 99) dan usia. Contoh angka asli seperti 하나 (hana) yang berarti 1, 둘 (dul) artinya 2, dan seterusnya.

Adapun angka Sino penggunaannya untuk menyebut nominal uang, tanggal, nomor telepon, alamat, serta bilangan yang angkanya lebih dari 100. Sino juga dipakai untuk pemeringkatan bilangan. Contoh angka Sino misalnya 일 (il) artinya 1, 이 (dibaca seperti menyebut ‘i’) artinya 2, 삼 (sam) berarti 3, dan seterusnya.

Belajar Bahasa Korea
Belajar Bahasa Korea

Mengenal Kosakata Bahasa Korea

Kosakata bahasa Korea sangat banyak jumlahnya. Kamu bisa memanfaatkan kamus-kamus bahasa Korea yang berisikan kosakata sederhana untuk dihapal.

Atau bisa juga melalui proses listening dengan memanfaatkan lagu-lagu Korea atau drama/film. Dengarkan kemudian tirukan, atau catat jika memungkinkan. Bisa dimulai dengan menghapalkan kosakata tunggal yang tidak terlalu sulit penyebutannya.

Mengenal Frasa dalam Percakapan Dasar

Mempelajari bahasa Korea tidak hanya dalam wujud tulisan saja, tetapi juga percakapan. Oleh karena itu, kamu pun harus menguasai percakapan dasar bahasa Korea jika ingin mahir. Mulailah dari percakapan singkat seperti perkenalan diri dan kata-kata basic misalnya “halo”, “terima kasih, “nama saya adalah”, dan lain-lain.

Tips Ampuh Paham Dasar-Dasar Bahasa Korea

Bagaimana? Sulitkah dasar-dasar bahasa Korea yang sudah dijelaskan di atas? Jika kamu beranggapan demikian, tak perlu khawatir. Ada tips ekstra yang bisa coba dipraktikkan secara otodidak agar mahir bahasa Korea dengan cepat. Jika ingin hasilnya lebih maksimal, kamu bisa mengikuti kursus bahasa yang akan diajari langsung oleh tentor berpengalaman. Berikut tips ampuh untuk memahami dasar-dasar bahasa Korea.

Sering Berlatih Membaca dan Menulis

Salah satu kemampuan utama manusia dalam mempelajari bahasa adalah membaca.

Dalam konteks belajar bahasa Korea, kamu harus sering-sering belajar membaca alfabet Hangeul agar terbiasa.

Jika sudah sering berlatih, kamu pasti bisa membedakan per huruf dan bagaimana jadinya saat dirangkai menjadi satu kata.

Sering-seringlah menyalin alfabet Korea agar semakin hapal. Pada awalnya, kamu bisa belajar menuliskan kata-kata bahasa Indonesia dalam alfabet Korea.

Atau jika perbendaharaan kosakata kamu sudah banyak, langsung saja menuliskan kata-kata bahasa Korea menggunakan Hangeul.

Lama-kelamaan pasti bisa hapal sendiri, dan kalau sering berlatih kamu pun bisa mahir membaca serta menulis bahasa Korea.

Belajar Pelafalan dari Lagu atau Drama

Cara ini tidaklah susah, bahkan bagi pecinta K-Pop atau K-Drama pasti malah menyenangkan. Kamu bisa mendengarkan lagu atau drama yang berbahasa Korea.

Mungkin di awal terasa aneh, tapi lama-lama akan terbiasa. Cobalah dengar dengan seksama bagaimana cara orang Korea native melafalkan kosakata tertentu, lalu tirukan.

Dengan akses internet yang semakin mudah, kamu bisa mendapatkan banyak sumber pembelajaran bahasa Korea berbasis lagu atau drama.

Kamu pun bisa mengunduh banyak contoh percakapan sederhana yang lazim digunakan orang Korea sehari-hari. Ingatlah apa yang didengar, tulis dalam Hangeul, lalu pahami artinya.

Dengan step by step ini seiring berjalan waktu waktu pasti akan mahir bahasa Korea.

Gunakan Bantuan Aplikasi atau Tentor Terlatih

Banyak aplikasi multilingual yang akan membantu kamu belajar bahasa Korea. Manfaatkanlah untuk menguji seberapa besar pemahamanmu dalam mempelajari bahasa Korea.

Jika ingin belajar secara lebih jauh dari ahlinya, kamu bisa mengikuti kursus bahasa yang mempunyai banyak tentor terlatih. Mereka akan membantumu belajar dari dasar hingga tingkat kefasihan tertentu yang diinginkan.

Pentingnya Praktik Bahasa Korea

Belajar bahasa Korea yang paling ampuh adalah dengan praktik langsung. Kamu tidak harus terbang ke Korea untuk belajar bahasanya. Cobalah dengan hal-hal sederhana, misalnya kamu berdialog dengan teman menggunakan bahasa Korea.

Atau saat menonton drama cobalah sesekali tirukan dialog yang ada. Pada level pembelajaran yang lebih tinggi, kamu dapat mengajak orang yang sudah mahir bahasa Korea untuk mengecek pelafalanmu.

Pendalaman Bahasa Korea

Untuk mempelajari bahasa Korea secara lebih komprehensif, cara terbaik ialah dengan berlatih bersama native speaker bahasa Korea.

Mereka akan mengoreksi kosakata, tata bahasa, hingga pelafalanmu untuk setiap suku kata.

Atau jika malu berbicara dengan orang asli, boleh dicoba fitur chat dengan orang Korea yang dapat mengasah kemampuan reading dan writing kamu. Mengikuti kursus bahasa Korea juga dapat membantumu mendalami bahasa ini secara lebih jauh.

Itulah hal-hal mendasar yang perlu kamu ketahui untuk menguasai bahasa Korea dalam waktu singkat.

Pada dasarnya, belajar bahasa membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Apalagi jika bahasa tersebut menggunakan aksara berbeda dari tulisan latin. Namun seperti kata pepatah, practice makes perfect, dengan latihan dan pembelajaran rutin kamu tentu bisa mahir berbahasa Korea.

baca juga

Fakta Unik Bahasa Korea yang Perlu Kamu Ketahui

Sejak beberapa tahun terakhir dunia tengah terserang ‘demam’ Hallyu. Budaya Korea perlahan masuk ke Indonesia melalui musik, serial drama, serta film.

Seketika semua hal yang berhubungan dengan Korea seolah tak ada habisnya dieksplorasi.

Tanpa sadar sebagian anak muda saat ini telah mengenal seluk-beluk tentang Korea, termasuk bahasanya. Coba tanya saja, apakah mereka tahu artinya ‘annyeonghaseyo’ atau ‘gamsahamnida’? Jawabannya pasti iya.

Secara tak langsung masuknya budaya Korea ke Tanah Air turut memperkenalkan bahasa Korea beserta kosakata yang sering digunakan orang-orangnya. Namun tahukah kamu? Ternyata bahasa Korea mempunyai beragam fakta unik yang belum diketahui semua orang. Simak ulasan berikut dan kamu akan semakin bersemangat belajar bahasa Korea.

Mengenal Alfabet Korea

Bahasa Korea dalam alfabet aslinya tertulis (한국어/조선말) merupakan bahasa yang paling banyak digunakan sekaligus bahasa resmi di negara Korea Selatan serta Korea utara.

Namun yang diketahui kebanyakan orang adalah bahasa Korea yang dituturkan oleh masyarakat Korea Selatan. Hal ini tentu tidak terlepas dari Hallyu wave yang melanda hampir seluruh dunia.

Bahasa Korea mempunyai pelafalan yang unik. Meskipun beberapa suku kata juga terdapat dalam bahasa Indonesia, tetapi jika diujarkan oleh penutur Korea akan terdengar berbeda. Sebagai contoh, di Indonesia huruf vokal yang digunakan meliputi a-i-u-e-o dan beberapa tambahan diftong. Adapun di bahasa Korea terdapat tambahan vokal ya, ye, eo, yeo, eui, yo, dan yu.

Menariknya lagi, dalam bahasa Korea terdapat huruf yang tidak bisa dibedakan seperti huruf latin. Contohnya orang Korea ketika menyebut ‘P’ dan ‘F’ sama-sama dilambangkan dengan alfabet ㅍ sama halnya dengan huruf ‘L’ dan ‘R’ yang ditulis dengan huruf ㄹ.

Orang Korea kebanyakan agak susah melafalkan beberapa kosakata dari bahasa luar, sehingga terkadang diserap ke bahasa Korea yang menyebabkan perbedaan pelafalan. Misalnya untuk kata dari bahasa Inggris ‘ice cream’ orang Korea menyebutnya ‘aiseukeurim’. Konsonan mati di belakang biasanya ditambahkan ㅡ sehingga kadang seperti terdengar ada tambahan vokal ‘e’.

Mengenal Huruf Korea

Sistem penulisan untuk bahasa Korea dinamakan Hangeul. Huruf Hangeul digunakan dalam kebutuhan komunikasi sehari-hari, sedangkan pada penggunaannya yang lebih resmi biasanya orang Korea menggunakan alfabet Hanja. Alfabet ini terpengaruh dari aksara China, sehingga sedikit banyak aturan penulisan keduanya serupa.

Hangeul dasar berjumlah 24 huruf, yang mana terdiri atas 14 huruf konsonan dan 10 huruf vokal. Jika ditambahkan diftong beserta konsonan ganda sebanyak 16 huruf, maka totalnya 40 huruf. Adapun jumlah Hanja lebih banyak, karena bisa mencapai 3000 karakter. Bagi pembelajar pemula, huruf Hanja ini belum terlalu urgent dipelajari karena sebagian besar orang Korea menggunakan Hangeul untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari.

Fakta-Fakta Unik Bahasa Korea

Ternyata bahasa Korea mempunyai fakta-fakta unik. Meskipun banyak yang mempelajarinya, ternyata belum semua tahu fakta ini. Apalagi kebanyakan pembelajar hanya berfokus pada kemampuan writing speaking saja, sehingga tidak terlalu mengindahkannya. Padahal dengan tahu fakta-fakta berikut ini, kamu bisa lebih mudah dalam belajar bahasa Korea.

  1. Dulunya Bahasa Korea Tidak Punya Alfabet

Sejatinya bahasa Korea telah dituturkan sejak lebih dari 1000 tahun silam. Namun dulunya belum memiliki alfabet. Orang-orang Korea zaman dulu khususnya para intelektual menuliskan dokumen dengan menggunakan huruf China. Inilah mengapa hingga kini Hanja masih dipergunakan untuk tulisan yang sifatnya resmi.

Barulah ketika abad ke-15, Hangeul (alfabet asli Korea) diresmikan. Setelah itu masyarakat pun mulai menulis menggunakan Hangeul. Huruf China yang dulunya dijadikan alfabet utama, perlahan hanya dikhususkan pada penggunaan tertentu saja.

  • Bahasa Korea Korsel dan Korut Ternyata Berbeda

Meskipun sama-sama menggunakan bahasa Korea, ternyata Korsel dan Korut memiliki bahasa yang berbeda. Perbedaan ini pertama tampak dari aksen atau logat. Aksen Korut terdengar lebih tegas, sedangkan di Korsel berbeda-beda tergantung wilayah. Perbedaan lain dapat ditemukan pada penggunaan kosakata Korut yang masih memakai istilah konvensional, sedangkan Korsel sudah banyak menyerap istilah asing.

  • Bahasa Korea Memiliki Tingkatan Kesopanan

Sama halnya dengan bahasa Jepang, dalam bahasa Korea terdapat tingkatan yang menunjukkan kesopanan. Kultur Korea ada stratifikasi sosial yang cukup kental, sehingga penggunaan bahasanya pun harus sesuai tingkatan kesopanan. Biasanya ditandai dengan akhiran ‘yo’ atau ‘imnida’.

  • Bahasa Korea Tergolong Language Isolate

Language isolate merupakan istilah merujuk pada suatu bahasa yang terisolasi tanpa diketahui asal usulnya. Pakar bahasa mengelompokkan bahasa Korea ke dalam keluarga bahasa Altaic, sehingga masih mempunyai keterkaitan dengan akar bahasa Finlandia dan Turki. Namun sudah lama teori ini didiskreditkan karena belum sepenuhnya terbukti.

  • Kosakata Bahasa Korea Dipengaruhi Bahasa China

Ketika zaman kerajaan dulu Korea mendapatkan pengaruh kebudayaan China cukup banyak, apalagi berkat pengaruh ajaran Konfusius. Maka tidak mengherankan jika bahasa Korea pun terpengaruh bahasa China. Menilik dari hubungan historisnya, bahasa Korea mengadopsi kosakata dari bahasa China hingga 60%. Sisanya 35% berasal dari bahasa Korea asli, dan 5% hasil adopsi dari bahasa lain.

  • Kata Kerja Diletakkan pada Akhir Kalimat

Berbeda dengan kaidah aturan bahasa Inggris yang menerapkan sistem S-V-O, pada bahasa Korea justru S-O-V. Oleh karena itu, kata kerja selalu diletakkan di belakang. Biasanya mengikuti elemen lain yang muncul setelah kata penunjuk objek. Dalam bahasa Korea pun penggunaan kata bersifat tunggal (singular) dan jamak (plural) tidak selalu berbeda. Inilah yang sering menimbulkan kebingungan bagi para penutur asing.

  • Penutur Bahasa Korea di Dunia Sekitar 80 Juta Orang

Setidaknya ada sekitar 80 juta penduduk dunia yang menjadi penutur bahasa Korea (jumlah pastinya belum terverifikasi). Angka ini sudah termasuk pembicara native dan non-native. Penutur ini tersebar di berbagai negara, bahkan di Eropa dan Amerika yang notabene didominasi penggunaan bahasa Inggris.

Cara Mudah Belajar Huruf Korea

Hangeul sebenarnya mudah dihapalkan dan dipelajari. Pertama, kamu harus memahami pembagian antara konsonan dan vokal dalam Hangeul. Setelah itu, kelompokkan Hangeul konsonan dan vokal masing-masing lalu tulis berulang kali hingga kamu familiar dengan bentuknya. Setelah ingat bentuk per huruf, cobalah rangkai antara huruf konsonan dengan huruf vokal membentuk sebuah suku kata.

Agar lebih mudah, sebaiknya kamu sudah menguasai beberapa kata dasar dalam bahasa Korea. Jadi sembari menghapalkan bentuk Hangeul, kamu bisa coba rangkai langsung kata-katanya. Misal kamu tahu jika romanization ‘gamsahamnida’ memiliki arti terima kasih, maka coba rangkai menjadi kata utuh dalam Hangeul berbentuk 감사합니다. Begitu seterusnya hingga kamu menguasai penulisan Hangeul.

Itulah fakta-fakta unik seputar bahasa Korea yang perlu kamu tahu. Bahasa Korea mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi bagi pembelajar pemula. Namun jika dipelajari dengan tekun, maka akan lebih mudah memahami polanya. Belajar bahasa Korea bisa dilakukan secara otodidak maupun dengan pendampingan tutor di tempat kursus belajar bahasa. Untuk level belajar menengah hingga profesional, belajar di kursus bahasa dapat menjadi alternatif terbaik.

1 comment
  1. Pingback: Toefl Prediction ITP
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like