Australia Awards: Yuk, Kuliah ke Negeri Kangguru

zowhy.com – Australia Awards adalah sebuah program beasiswa bergengsi terbesar dan paling lama berjalan dari Pemerintah Australia. Beasiswa ini membantu pelajar internasional untuk dapat berkuliah di universitas-universitas terkemuka Australia seperti Monash University, La Trobe University, Deakin University, Victoria University, dll.

Baca juga: Lanjut S2 ke Belanda dengan beasiswa Eric Bleumink Fund

Beasiswa yang rutin diberikan setiap tahun pada pelajar-pelajar Indonesia ini tidak hanya menawarkan beasiswa untuk studi, tapi juga penelitian dan pengembangan keprofesian.  Sudah jelas dong, seberapa populernya Australia Awards? Karena beasiswa ini sangat populer, bisa dibilang saingan kamu akan cukup banyak.

Buat kalian yang tertarik, yang perlu kalian ketahui adalah beasiswa ini diperuntukkan untuk calon pemimpin masa depan yang akan membangun Indonesia. Apakah kamu punya kualitas yang mereka cari? Yuk, intip beberapa hal penting tentang beasiswa Australia Awards di bawah:

Cakupan

Beasiswa Australia Awards adalah beasiswa full funded+. Apa tuh plusnya? Sudah kayak hape saja ya! Tapi, memang benar karena Beasiswa Australia Awards ini tidak hanya mendanai kuliah dan tunjangan bulanan kamu tapi juga biaya printilan-printilan yang seringnya tidak ditanggung oleh beasiswa full funded. Nah, biar lebih jelas, berikut rincian cakupan biayanya:

  • Biaya perkuliahan S2 atau S3 (Full Tuition Fees)
  • Visa, pemeriksaan medis dan rontgen
  • Tiket pesawat PP Indonesia-Australia
  • Asuransi kesehatan (OSHC) selama program beasiswa
  • Dana penunjang pada saat kedatangan di Australia yang diberikan satu kali
  • Biaya hidup selama belajar di Australia
  • Pengantar Program Akademik
  • Dukungan akademis tambahan
  • Tunjangan kerja lapangan untuk program PhD dan Master dimana kerja lapangan merupakan komponen wajib dalam penelitian
  • Tiket pesawat reuni PP Indonesia – Australia
  • Pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan (Pre-Departure Training/PDT)
  • Tiket pesawat PP dari daerah asal ke lokasi PDT di Indonesia
  • Uang saku selama PDT di Indonesia

Wah, lumayan juga ya? Jadi, selain biaya-biaya penting saat di Australia, kamu juga akan dibayarkan semua biaya sebelum keberangkatan.

Hal-hal Khusus yang perlu kamu perhatikan

Beasiswa Australia Awards adalah beasiswa bergengsi yang dirancang untuk meningkatkan hubungan pendidikan dan hubungan jangka panjang antara Australia, negara tetangga dan masyarakat global. Australia Awards tidak ditujukan untuk sembarang pelajar nih, zowhy! Beasiswa ini memprioritaskan pelajar-pelajar dari daerah seperti Aceh, NTT, NTB, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara, dan orang-orang yang bekerja di instansi pemerintah. Tapi, tenang saja kok, zowhy! Pelajar yg tidak menjadi bagian prioritas tetap diberikan kesempatan yang sama.

Selain itu, beasiswa ini juga memprioritaskan jurusan-jurusan yang dinilai akan berdampak besar pada pembangunan negara asal, yaitu: Trade, Small and medium enterprise development, Economics, Infrastructure Planning, Transport Safety, Water and Sanitation, Mining, Livestock management, Climate Change, Rural Growth, Animal Husbandry, Agriculture, Aquaculture/fisheries, Forestry, Disaster Prevention and Management, Development Studies, Natural Resource Management, International Studies, Communicable Disease Prevention, Health Management, Health Services, Maternal and Child Health, Public Health, Education and Training, Education Management, Human Resource Development, Law, legal and judicial systems, Political Science and Government, Public administration, Public expenditure management, Public Sector Reform, Environmental Law, Anti-corruption, Decentralisation, Monitoring and Evaluation, Transnational Crime Prevention, Conflict Resolution, Women and Gender Studies, Disability Services.

Persyaratan

Kalau kamu sudah yakin untuk maju terus dan meminang beasiswa ini, yuk lihat apa saja sih syarat-syarat dari beasiswa Australia Awards ini.

  • Area studi yang termasuk dalam bidang-bidang prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
  • IPK minimal 2,9. Bagi pelamar GFA dan penyandang disabilitas minimal IPK 2.75 atau lebih.
  • Untuk jenjang Masters, skor kemampuan bahasa Inggris min. 5,5 untuk IELTS (525 PBT TOEFL atau 69 IBT TOEFL).
  • Bagi penyandang disabilitas, IPK ≥ 2.75 atau IELTS 5.0, PBT TOEFL 500 atau iBT TOEFL 59, atau PTE Academic 38.
  • Hasil IELTS atau TOEFL terbaru (hasil tes diperoleh antara 30 April 2018 hingga 30 April 2020). Tidak menerima hasil tes lain, termasuk hasil tes prediksi TOEFL.
  • Untuk PhD, nilai kecakapan bahasa Inggris minimal 6.0 untuk IELTS (550 PBT TOEFL atau 79 IBT TOEFL), atau 54 untuk Pearson PTE. 5.Memberikan detil kontak pusat tes untuk verifikasi hasil tes TOEFL.
  • Menyertakan minimal satu (1) salinan hasil tes TOEFL Institusional asli.
  • Telah meraih gelar sarjana S1 jika mendaftarkan diri untuk jenjang Master
  • Telah meraih gelar Master jika mendaftarkan diri untuk program Doktor
  • Menjawab semua pertanyaan yang relevan di formulir aplikasi
  • Berkeinginan dan bersedia mengikuti pelatihan penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi sampai 4 sore) pelatihan Bahasa Inggris untuk Tujuan Akademik (EAP) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika ditawarkan beasiswa.
  • Pendaftaran Doktor diprioritaskan untuk staf universitas, lembaga pendidikan tinggi, lembaga penelitian, pembuat kebijakan utama dan kandidat yang ditargetkan di lembaga lain yang terkait dengan kegiatan DFAT.
  • Sangat diharapkan bagi para pelamar jenjang doktor untuk memiliki surat dukungan dari universitas di Australia terkait bidang studi yang diusulkan

Baca juga:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!