Almarhum Bob Sadino Mewariskan Tips Trik Berbisnis

Tips Trik Berbisnis ala Bob Sadino |  Tepatnya pada Senin, 19 Januari 2015. Tokoh entrepreneurship Indonesia ini berpulang pada usianya yang ke 81 tahun. Sebagai salah seorang figur ngetop di kalangan para pengusaha mapan maupun para perintis usaha, Bob Sadino memang memiliki jalannya sendiri dalam berbisnis.

Sekalipun telah meninggal, Bob Sadino meninggalkan warisan yang sangat berharga bagi kalangan perintis dunia usaha. Kegigihan yang ditunjukkan untuk menggapai sukses di masa lampau mampu memberikan ilham bagi seluruh lapisan masyarakat. Seperti apa Bob Sadino sewaktu masa hidupnya? Berikut liputannya.

Biografi Bob Sadino

Pria asli Sumatera bagian selatan tersebut lahir pada 9 Maret tahun 1933, tepatnya di Tanjungkarang, Lampung. Pemilik nama asli Bambang Mustari Sadino ini pernah menetap di Belanda selama kurang lebih 9 tahun lamanya.
Ketika beliau masih muda, tepatnya berusia 19 tahun, dia mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya.

Hal ini karena semua saudara kandung beliau dianggap sudah cukup mapan sehingga harta kekayaan tersebut jatuh ke tangan beliau di tahun 1958. Bob Sadino kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan kemudian singgah di Belanda. Selama di Belanda beliau bekerja di Djakarta Lylpd, tepatnya di kota Amsterdam dan selain itu juga di Hamburg, Jerman.

bob sadino

Selepas tinggal selama itu di sana, pada tahun 1967, Almarhum Tips Trik Berbisnis ala Bob Sadino bersama  keluarga kembali ke Indonesia. Kemudian Bob dan keluarga menetap dan tinggal di bilangan Kemang. Kepulangannya ke Indonesia turut membawa serta 2 mercedes milik pribadi produksi tahun 1960-an. Namun Bob Sadino menjual salah satu mobil tersebut demi membeli sebidang tanah di daerah Kemang, Jakarta Selatan. Dan mobil satunya disimpan oleh beliau.

Bob Sadinopun memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan mempunyai tekad besar untuk  bekerja secara mandiri. Usaha pertama yang dilakoni oleh Bob setelah memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya adalah rent car.

Ya, Bob Sadino menyewakan mobilnya dan beliau sendiri yang menjadi sopirnya. Sangat disesalkan, pada suatu waktu Bob Sadino mengalami kecelakaan dan menyebabkan mobilnya rusak parah. Karena tak memiliki uang sepersenpun, Bob Sadino beralih pekerjaan menjadi seorang tukang batu. Gaji yang saat itu diperolehnya hanya sebesar Rp.100. Dan sempat menyebabkan beliau depresi oleh tekanan hidup.
Suatu ketika, seorang kawannya menawarkan usaha untuk berjualan telur ayam negeri. Bob Sadino mulai tertarik dan mulai mengembangkan usaha tersebut dengan jalan mengembangkan usaha peternakan ayam. Dengan cara menjual dari pintu ke pintu, Bob mengenalkan barang dagangannya yang hanya dibeli oleh ekspatriat-ekspatriat di kawasan Kemang, serta beberapa orang Indonesia yang pernah bekerja di luar negeri. Walaupun keadaan begitu berat, Bob Sadino terus menerus melakoni usaha tersebut.
Setelah sekian lama kemudian, Bob Sadino akhirnya memiliki supermarket Kem Chicks. Walaupu begitu, beliau selalu tampil sederhana dengan kemeja lengan pendek dan celana pendek. Bisnis pasar swalayan Bob berkembang pesat, merambah ke agribisnis, khususnya holtikutura, mengelola kebun-kebun sayur mayur untuk konsumsi orang asing di Indonesia. Karena itu ia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah.

Selain mengenalkan telur ayam negeri, Bob Sadino merupakan orang pertama yang menggunakan perladangan sayur dengan sistem hidroponik di Indonesia yang berkembang hingga sekarang. Dari usahanya, pendapatan rata-rata per bulan perusahaan Bob menjual 40-50 ton daging segar, 60-70 ton daging olahan, dan sayuran segar 100 ton pada awal tahun 1985. BACA JUGA BONG CHANDRA

Tips Berbisnis Ala Bob Sadino

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diawali kegagalan demi kegagalan. Perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira. Ia dan istrinya sering jungkir balik. Baginya uang bukan yang nomor satu. Yang penting kemauan, komitmen, berani mencari dan menangkap peluang. Menurut Bob Sadino, usaha seharusnya dijalankan dengan kesenangan, bukan karena keterpaksaan.

bob sadino

Tidak harus cerdas dan bekerja keras untuk menjadi pengusaha sukses. Menurut dia, seorang pengusaha harus bisa melihat peluang dan berani mengambil risiko. Lebih lanjut, wirausaha menurut beliau adalah sesuatu yang dilaksanakan, bukan dibicarakan atau didiskusikan. Dan walaupun telah meninggal, Bob Sadino meninggalkan pelajaran berharga bagi kalangan pemula usaha. Berikut ini tips yang beliau pernah berikan secara tersirat maupun tersurat.

Melangkah tanpa memiliki tujuan. Lakukan dan lakukan saja apa yang kamu inginkan

Ya, menurut beliau dengan memiliki tujuan tertentu, seseorang hanya akan folus pada apa yang ditujunya. Dan dia tidak akan mendapatkan hasil yang lebih dari tujuannya tersebut. Padahal menurut beliau, potensi setiap orang bisa saja melewati titik yang menjadi tujuannya. Jadi sangat disayangkan kemampuan yang dimiliki bila hanya terpaku oleh tujuan.

Tujuan tersebut dianggap menjadi belenggu yang bisa saja menghalani langkahnya. Jangan pernah menekankan rencana pada bisnisnya. Ia lebih menekankan prinsip “Mengalir saja”
Menurut Bob Sadino tidak ada bisnis yang lurus-lurus saja, maka rencana hanya akan sia-sia. Menurut beliau perencanaan yang dilakukan biasanya hanya akan saklek pada tujuan tertentu. Pada bisnis lebih fleksible, maka dari itu, lebih baik menekankan prinsip “mengalir saja”.

Jangan merasa lebih dari orang – orang disekitar kita.

Ya, sebagai pengusaha, wajib hukumnya untuk tetap rendah hati dan tidak sombong. Bagi Bob Sadino, kesederhanaan merupakan ciri khas dan bahkan prinsip. Menjadi seorang yang sederhana justru membuatnya terlihat istimewa dimana banyak orang yang mengidolakannya.

Semasa hidupnya, beliau pernah berkata “Saya hanya penganggur. Tapi saya bisa ekspor ribuan ton ke Jepang. Saya punya kemchick sebagai supermarket, kemfood untuk daging olah dan saya punya 1.600 orang yang bekerja di perusahaan saya. Mau ngapain lagi saya? Jadi saya nganggur.”

Baca Juga :

  1. Hermawan Kertajaya The Founder Markplus Inc
  2. Bong Chandra dari Entrepreneur, Motivator hingga Penulis
  3. Ide Bisnis Kreatif Terbaru di Indonesia

Menjadi Diri Sendiri

Khas nyentrik dengan selalu menggunakan celana pendek merupakan gaya kesederhaan yang ingin beliau tunjukkan. Beliau mampu menjadi diri sendiri dan tidak takut dikatakan berbeda bahkan gila oleh orang lain. Bagi pengusaha muda, beliau banyak mengajarkan untuk tidak terus menerus menjadi mesin fotocopy orang lain. Melihat, mempelajari dan meniru memang perlu dicoba, tapi tidak ketika kita ingin sukses dalam hidup.

Jadilah pengusaha yang mencari dan mau gagal serta rugi

Bagi Bob Sadino, kegagalan harus dicari dan dijemput. Menurut beliau, orang sudah terlalu terbiasa berpikir secara linier. Bila mau usaha, pasti ujung-ujungnya mencari untung; mencari berhasil. Padahal dalam usaha itu ya pasti ada rugi dan gagal. Bagi kamu yang mau berhasil, justru cari kegagalan sebanyak-banyaknya. Sebab keberhasilan itu hanyalah sebuah titik di puncak gunung kegagalan.
Begitulah pribadi unik pengusaha Almarhum Tips Trik Berbisnis ala Bob Sadino , beliau selalu memiliki ‘garisnya’ sendiri dalam berbisnis. Beliau selalu mengatakan jangan menjadi mesin fotokopi, jadilah diri sendiri. Nah bagi anda pemula usaha, mau jadi apakah anda?

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five − 3 =

You May Also Like