Melatih Kemampuan Writing Untuk Test IELTS [Terbaru]

zowhy.com – Menulis dengan baik dalam Bahasa Inggris sangatlah penting untuk dapat mengikuti perkuliahan di luar negeri. Mengapa? Karena setiap mata kuliah akan memberikan tugas essai, dan juga sewaktu ujian harus menuliskan jawaban dengan baik dan jelas. Inilah mengapa bagian writing dalam ujian IELTS sangat penting.

Lalu, seperti apa cara untuk melatih kemampuan writing agar mendapatkan skor yag maksimal?

Terdapat dua jenis tes IELTS: Academic dan General Training. Masing-masing tes mempunyai perbedaan tersendiri…

IELTS Academic

Terdapat 2 soal di bagian writing IELTS Academic. Di soal pertama, peserta diminta untuk menuliskan 150 kata dan di soal kedua 250 kata. Peserta akan diberikan waktu 1 jam untuk menyelesaikan soal. Jadi, sebelumnya latihlah mengatur waktu dengan baik.   

Pada soal atau task 1, topik yang biasanya muncul adalah membandingkan data. Yang harus kamu lakukan adalah menghubungkan tulisanmu dengan data-data yang biasanya terdapat pada grafik, diagram, maupun bagan. Jadikan data-data tersebut untuk mendukung setiap pernyataan dalam tulisan. Tugas kamu adalah mendeskripsikan data buka berpendapat.

Pada bagian task 2: kamu akan diminta menuliskan argumen atau sudut pandang terkait suatu topik.

Ada waktu sekitar 40 menit untuk menulis paling tidak 250 kata pada task 2. Sedangkan untuk task 1 hanya 150 kata, minimal. Namun untuk poinnya tersendiri, pada task 2 lebih besar.

Lalu, dengan cara apa kita bisa menghitung apakah tulisan sudah masuk standar?

Jika menghitung kata per kata kita akan kehilangan banyak waktu bukan? Nah, solusinya adalah hitunglah jumlah baris tulisanmu. Hitung kira-kira berapa kata yang bisa kamu tulis dalam setiap barisnya. Setelah itu, kalikan baris tersebut dengan jumlah kata.

Kurangi Peggunaan Kosakata yang Terlalu Basic

Kosa kata yag basic akan berpengaruh terhadap kualitas dan penilaian skor kamu zowhy. Meskipun begitu, jangan sampai kosakata yang kamu pakai tidak sesuai dengan konteks ya. Gunakan yang formal dan akademis. Misalnya, lebih baik menulis ‘is not’ daripada ‘isn’t’. Supaya kosakatamu kaya, sebelum tes kamu harus perbanyak baca tulisan-tulisan bahasa Inggris. Selain itu, kamus Thesaurus akan sangat membantu.

Yuk baca artikel lainnya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!