7 Hal Sebelum Kuliah di Luar Negeri

zowhy.com Sebelumnya selamat kalau kalian sudah memenuhi persyaratan atau bahkan sudah dinyatakan lulus dan diterima di universitas keinginan kalian di luar negeri. Tapi perjuangan belum berakhir. Kalian harus mempersiapkan diri kalian dengan lingkungan baru yang jauh berbeda dengan di Indonesia. Di bawah ini adalah beberapa hal penting yang harus kalian persiapkan sebelum mulai kehidupan kuliah di luar negeri:

  1. Perkuat grammar

Walaupun sudah melewati tes TOEFL atau IELTS jangan langsung berpuas diri dulu, karena penggunaan Bahasa Inggris di bangku perkuliahan jauh lebih kompleks dari itu. Kalian akan banyak dihadapkan dengan tugas menulis esai atau jurnal ilmiah. Kemampuan grammar yang baik dapat membantu kalian untuk menyusun kalimat dan menyampaikan ide atau pemikiran kalian dengan baik. Pelajari juga berbagai jenis tenses seperti present simpe tense, past tense, present perfect tense, dll.

  • Belajar teknik baru membaca (Reading)

Di bangku perkuliahan nanti kalian akan dihadapkan dengan berbagai jenis bahan bacaan berbahasa Inggris, mulai dari buku, artikel, hingga berbagai jurnal ilmiah. Jika tidak terbiasa, kalian tentunya akan sulit memahami dan mengambil informasi dari bacaan-bacaan tersebut. Ada teknik belajar baru yang bisa membantu kalian, namanya skimming yang artinya membaca cepat. Skimming bisa membantu kalian memahami maksud teks secara keseluruhan dengan cepat. Cara ini tentunya lebih efektif dan menghemat waktu daripada kalian membaca semua teks dan berhenti beberapa saat untuk mencari arti kata yang kalian tidak paham. Dengan skimming kalian bisa melewati beberapa kata tersebut dan tetap memahami konteks teks.

  • Persiapkan telinga untuk Listening

Perkuliahan di kampus berbahasa Inggris tentunya dosennya akan menyampaikan materi dalam Bahasa Inggris. Belum lagi jika ditambah logat atau pengucapan dosen yang kurang jelas atau materi perkuliahan yang sangat panjang dan lama. Kalau telinga kalian belum terbiasa pasti akan kesulitan untuk memahami penjelasan dosen di kelas. Salah-salah kalian malah tertidur karena bosan. Karena itu latihan listening sangat diperlukan, terutama dari penutur asli supaya kalian dapat terbiasa dengan logat dan kecepatan bicaranya.

  • Biasakan diri dengan jurnal

Bangku perkuliahan identik dengan jurnal ilmiah. Beragam jurnal ini akan kalian butuhkan sebagai referensi belajar, mengerjakan tugas, atau menulis jurnal juga. Selain meningkatkan kemampuan membaca seperti dibahas pada poin 2, kalian juga harus mulai terbiasa dengan sistem penulisan jurnal. Mulai dari formatnya sampai teknik penulisan sitasi atau referensi di akhir jurnal. Mempelajari hal-hal ini sedari awal bisa memudahkan kehidupan perkuliahan kalian.

  • Latihan menulis email formal

Selain jurnal, email juga merupakan salah satu hal yang akan sering kalian jumpai di bangku perkuliahan. Nantinya kalian akan diharuskan mengirim banyak email formal, entah itu ke dosen, senior, atau orang berkepentingan lainnya. Tata cara penulisan Bahasa Inggris dan format dalam email formal agak berbeda dengan email biasa, sehingga butuh latihan supaya terbiasa.

  • Banyak praktek berbicara (Speaking)

Kalian juga tentunya akan banyak berbicara menggunakan Bahasa Inggris di lingkungan perkuliahan, sehingga skill ini adalah yang paling utama yang harus dikuasai. Banyak orang Indonesia yang malu atau takut mencoba praktek berbicara Bahasa Inggris dengan orang asing. Solusinya adalah harus banyak berlatih. Kalian bisa berlatih melalui banyak media seperti praktek berbicara dengan teman atau guru, mengikuti kursus Speaking, menonton film atau acara TV berbahasa Inggris, dll.

  • Perkuat kemampuan menulis (Writing) dan perbanyak Vocabulary

Di bangku kuliah akan menuntut kalian banyak membuat karangan dalam Bahasa Inggris. Dengan berlatih menulis dan memperbanyak perbendaharaan kosa kata atau Vocabulary akan dapat membuat tulisan kalian lebih mudah dibaca dan tidak monoton. Penguasaan Vocabulary yang luas juga bisa menunjang kemampuan Reading, Speaking, dan Listening kalian.

baca juga

“Masih Perlukah Kursus Bahasa Inggris?”

Bahasa Inggris sekarang ini sudah menjadi kewajiban yang harus ingin dikuasai semua orang yang ingin bertahan di era globalisasi ini. Ditambah juga semua jenjang pendidikan dan lini pekerjaan mensyaratkan penguasaan Bahasa Inggris setidaknya level dasar. Hal ini menyebabkan banyak orang yang bingung harus mulai dari mana untuk belajar Bahasa Inggris. Walaupun sekarang ini sebenarnya sudah banyak media modern yang bisa digunakan untuk belajar Bahasa Inggris, seperti musik. Film, novel, hingga sosial media, tetap banyak orang yang mempertimbangkan untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris. Sebenarnya apa yang membedakan belajar melalui kursus dan belajar sendiri atau secara otodidak? Di bawah ini ada sedikit ulasan yang mungkin bisa membantu kalian yang sedang galau apakah akan mendaftar kursus Bahasa Inggris atau tidak:

  1. Sistem pembelajaran lebih terarah

Sistem pembelajaran di tempat kursus, layaknya sekolah atau kuliah, memiliki silabus atau rencana belajar yang sudah tersusun. Dengan begini kalian akan belajar Bahasa Inggris dengan runtut dan mencakup lebih banyak topik dibandingkan jika kalian belajar sendiri. Perumusan sistem pembelajaran ini juga biasanya sudah dipertimbangkan mengikuti kebutuhan para murid.

Selain itu, dengan belajar di kursus, baik offline maupun online, kalian akan memiliki jadwal belajar yang rutin. Bayangkan jika kalian belajar sendiri, pasti ada saat kalian merasa malas dan bosan, yang akhirnya malah berhenti belajar. Belajar secara rutin dan konsisten dapat sangat membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kalian.

  • Memperdalam materi

Jika kalian merasa sudah puas dengan hasil kalian belajar Bahasa Inggris secara otodidak, kalian bisa menjadikan kursus Bahasa sebagai pendamping untuk memperdalam kemampuan Bahasa Inggris kalian. Begitupun sebaliknya, bagi yang sudah mengikuti kursus pun bisa menjadikan musik, film, novel, atau sosial media sebagai bahan tambahan belajar. Dalam kursus Bahasa Inggris biasanya materi yang diajarkan lebih dalam dan lebih luas, sementara dengan belajar sendiri kalian bisa mempraktekkan penggunaan langsung Bahasa Inggris di dunia modern.

  • Lingkungan belajar yang mendukung

Dalam kursus tentunya kalian akan dikelilingi lingkungan belajar yang memadai. Ada guru yang mengajar dan juga teman-teman yang sama-sama belajar. Hal ini dapat memberikan motivasi kepada diri kalian untuk tetap semangat belajar. Selain itu, mengikuti kursus juga bisa menjadi sarana bertemu teman baru dan melatih kemampuan beradaptasi. Kalian juga bisa praktik berbicara Bahasa Inggris bersama  teman kalian lo

  • Persiapan tes

Bagi yang sudah memiliki tujuan yang jelas untuk belajar Bahasa Inggris, misalnya mengikuti tes TOEFL, IELTS, atau TEFL, kalian pasti sudah memiliki bayangan kira-kira materi apa saja yang harus dipelajari. Nah, lembaga kursus biasanya memiliki berbagai tips, trik, dan kumpulan soal-soal latihan untuk mengikuti tes-tes sertifikasi tersebut. Konsepnya sama seperti anak SMA yang mengikuti bimbel untuk mempersiapkan ujian nasional atau ujian masuk kuliah. Jika kalian belajar sendiri, kalian mungkin akan kebingungan harus mulai darimana dan melewatkan berbagai latihan-latihan soal yang berguna.

  • Ada guru berpengalaman

Ini adalah keunggulan utama kursus Bahasa Inggris yang tidak akan kalian dapatkan jika kalian belajar sendiri. Setiap lembaga kursus biasanya mempekerjakan guru-guru berpengalaman, entah itu dari Indonesia maupun luar negeri. Walaupun gaya mengajarnya berbeda-beda, memiliki guru untuk mendampingi belajar bisa sangat membantu. Kalian bisa mendengarkan penjelasan lengkap dari berbagai materi dan bertanya langsung jika dirasa ada yang kurang paham.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!